Ketika persoalan pendidikan telah di perlakukan sebagai komoditas, maka seluruh aspek ideologi pendidikan menjadi bernuansa kapitasiltik. Persepsi tentang pendidikan berkualitas hanya dapat di raih dengan biaya yang besar, sudah menjadi milik para orang tua saat ini. Lalu apa yang seharusnya dilakukan?..., yaitu dengan bergabung pada komunitas kampoeng belajar ini sehingga kita dapat mencari solusi yang lebih baik dimasa yang akan datang.

SELAMAT DATANG DI SITUS KOMUNITAS KAMPOENGBELAJAR -- "BERSAMA MEMBANGUN PARADIGMA BARU DUNIA PENDIDIKAN"

 

e-learning Gallery Berbagi Karya Institusional

Menu Login

Koleksi Buku

Halaman Utama
Selamat Datang di Kampoengbelajar
Penilaian User: / 11
TerburukTerbaik 
Ditulis oleh Deden Wibawa   
Jumat, 12 Juni 2009 15:35
Situs komunitas "Kampoeng Belajar" ini merupakan situs yang disediakan untuk kalangan yang mempunyai kepedulian terhadap kemajuan pendidikan. Idealisme pendidikan yang dikembangkan di "Kampoeng Belajar" ini mengarah pada tujuan pendidikan untuk semua (education for all) yang di terjemahkan secara alternatif dan inovatif. Makna alternatifnya adalah memberikan keleluasaan dan keluasan pilihan terhadap sistem pembelajaran di luar sistem pembelajaran formal, sedangkan Inovatifnya dimaknai sebagai upaya-upaya yang di berikan untuk memberikan perubahan terhadap cara-cara pembelajaran konvensional.

Sering kali kita memahami bahwa "belajar" hanya didapat dilaksanakan di intitusi yang bernama sekolah, sejatinya tersedia cukup banyak alternatif untuk kita dapat ikut serta dalam proses belajar diluar forum yang kita sebut dengan nama sekolah tadi. Dalam hal ini "Kampoeng Belajar" dapat dijadikan forum belajar bagi kita semua, baik bagi anak usia sekolah, pendidik, dan orang tua yang menginginkan putra putrinya menjadi orang cerdas. Melalui fasilitasi situs ini, bagi siapa saja yang peduli terhadap pendidikan untuk semua dan mempunyai ide serta pengalaman dalam pembelajaran alternatif dan inovatif dapat berkontribusi untuk saling berbagi, baik berupa bahan pembelajaran, tulisan-tulisan karya pribadi, ide-ide terkait cara belajar kreatif, dan dapat juga bergabung menjadi pengajar pada e-Learning kami. Kami nantikan Anda yang bersemangat untuk berbagi.

Selamat Bergabung dengan Kami di "Kampoeng Belajar".

Pengurus "Kampoeng Belajar"

 
 
 
PERINGATAN HARI BAHASA IBU INTERNASIONAL
Penilaian User: / 3
TerburukTerbaik 
Rabu, 16 Pebruari 2011 22:41

 

Kebudayaan merupakan asset bangsa yang kelestariannya menjadi tanggung-jawab semua pihak sesuai dengan perannya masing-masing.  Keragaman unsur budaya yang tetap lestari akan mempengaruhi eksistensi masyarakat yang hidup didalamnya.

Masyarakat Sunda sebagai bagian dari populasi masyarakat dunia, memiliki kekhasan budaya yang terlahir sebagai buah pikir, cipta, karsa dan rasa para lelurus yang syarat akan kearifan lokal, dan tentunya dapat digunakan sebagai modal utama pembangunan masyarakat.

Unsur terbesar dalam kebudayaan adalah bahasa sebagai penopang tradisi lisan yang dapat mentranformasikan kesejarahan, pengetahuan dan peradaban secara turun temurun.

Sejalan dengan hal tersebut pada tanggal 21 Februari telah dicanangkan oleh badan PBB UNESCO sebagai Hari Bahasa Ibu Internasional, oleh karena itu untuk memaknai peringatan hari tersebut  kami dari Komunitas Kampoengbelajar, Yayasan Budaya Hanjuang Bodas dan Kampoeng Budaya Sindangbarang akan  menyelenggarakan kegiatan apresiasi budaya dan bahasa Sunda bagi kalangan siswa se kota dan kabupaten Bogor yang dikemas dalam bentuk lomba musikalisasi pusi dan membaca puisi Sunda, menulis karangan dalam Bahasa Sunda serta Menulis Aksara Sunda.

 

Baca selengkapnya...
 
Pendidikan Pembebasan Berbasis Andragogi
Jumat, 12 Juni 2009 15:44

”SEKOLAH itu lebih berbahaya daripada nuklir. Ia adalah candu! Bebaskan warga dari sekolah,” begitu kata Ivan Ilich. Kecaman sinis ini hingga saat ini bukanlah sekadar ungkapan apriori terhadap sekolah. Ia menjadi mantra yang hidup dan menantang bagi para pemikir pendidikan.

Baca selengkapnya...
 
Tips bagi Guru dalam Pemilihan Media Pembelajaran
Jumat, 31 Juli 2009 12:44

Oleh: Sudirman Siahaan

Model pembelajaran yang tertua adalah model pembelajaran yang dilaksanakan secara tatap muka oleh seseorang dengan pengetahuan tertentu kepada orang lain atau sekelompok orang. Model pembelajaran yang demikian ini masih tetap berlangsung dan dapat dijumpai hingga kini. Misalnya: di dunia persilatan atau juga di lingkungan pendidikan agama di mana seorang guru mendidik para peserta didiknya secara langsung bertatap muka. Dalam hal ini, seorang guru dapat saja membelajarkan para peserta didiknya dengan cara menyampaikan pengetahuan secara verbal terlebih dahulu dan kemudian membimbing para peserta didik melakukan praktek. Atau, seorang guru membelajarkan para peserta didiknya secara langsung dalam bentuk praktek. Pengetahuan teoritis dalam bentuk penjelasan diberikan selama atau setelah praktek. Dalam model pembelajaran yang demikian ini, guru merupakan sumber belajar utama dan satu-satunya bagi para peserta didik. Keberadaan guru sangat menentukan bagi kelangsungan kegiatan pembelajaran.

Baca selengkapnya...
 
Menuju Pendidikan untuk Semua dan Semua untuk Pendidikan
Jumat, 31 Juli 2009 12:28


Oleh: Sudirman Siahaan

Pendidikan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Undang Undang Dasar 1945 menjamin hak setiap warga negara Indonesia untuk mendapatkan pengajaran. Perumusan yang demikian ini tampaknya menjadi keyakinan para pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) (the founding fathers) bahwa melalui pendidikanlah bangsa Indonesia akan dapat menjadi bangsa yang cerdas. Bangsa yang cerdas diyakini akan menghasilkan bangsa yang mampu berkompetisi dengan bangsa-bangsa lain.

Baca selengkapnya...
 
« MulaiPrev12NextEnd »

Halaman 1 dari 2

Pendapat Anda

Apa tujuan Anda belajar?
 

Siapa yang Online

Ada 1 tamu online

feed-image Feed Entries


Proactol


design by www.kampoengbelajar.org